AKU DAN MAMA ANA 2: MENTORING TOYOTA BERANI COBA 2017

AKU DAN MAMA ANA 2 MENTORING TOYOTA BERANI COBA 2017, endrotrilaksono.com

Sebenarnya saat dipanggil ke Jakarta untuk menghadiri mentoring juara Toyota Berani Coba 2017 (ceritanya ada di artikel sebelumnya), aku juga masih belum percaya dengan apa yang terjadi terhadapku. Bagaimana tidak, belum ada setahun aku membeli Mama Ana, aku sudah mendapat berkah dari Tuhan sebesar ini. Selain aku, dua juara yang dipanggil ke Jakarta adalah Sigit Wahyudi yang bermimpi menjadi sutradara film layar lebar dan Lazuardi Yudha yang bermimpi menjadi barista profesional. Nama kedua juga berasal dari Malang seperti aku, sedangkan nama pertama berasal dari Pekanbaru. Ada kesamaan antara kami bertiga, mimpi kami sama sekali tidak ada hubungannya dengan pendidikan kami sebelumnya.

Selama dua minggu mentoring, kami mendapat dua jenis mentoring, pertama adalah soft skills dan yang kedua adalah hard skills. Saat soft skills, kami mendapat mentor-mentor yang sama, yakni Mas Rene Suhardono dan Mas Yoris Sebastian. Dua orang yang mengacak-mengacak rencana awal kami dan membantu memperbaiki rencana kami menjadi lebih matang. Selain rencana, yang mereka rubah dari diri kami adalah pola pikir. Kami melihat lebih luas dan berpikir lebih jauh. Mentoring yang mereka berikan kepada kami secara privat jelas telah membuat kami menjadi lebih mendalam dalam memahami diri sendiri. Kami jadi tahu apa potensi terbesar kami dan bagaimana untuk mengembangkannya. Melihat sepak terjang Mas Rene dan Mas Yoris, aku merasa bangga bisa ngobrol secara intim dengan mereka, once in a blue moon.  Selain dari mereka, kami juga mendapat ilmu yang luar biasa dari coach-coach di Limitless Campuss. Di Limitless Campuss, kami mendapat materi Design Thinking oleh Mas Ramya Prajna, Project Management oleh Mas Fajar Anugerah, Decision Making oleh Mas Razi Thalib dan Branding oleh Ibu Febby Intan.

Pada saat hard skills, kami diberi mentor berbeda sesuai bidang kami masing-masing. Aku dimentori oleh salah satu saxophonist ternama di Indonesia, Mas Tommy Pratomo. Dengan Mas Tommy, aku belajar bagaimana cara bikin lagu, tips-tips saat perform dan masih banyak lagi insights yang Mas Tommy berikan kepadaku. Selain pengalaman besar yang dibagikan olehnya, berkat Mas Tommy aku tau bahwa setiap orang bisa bikin lagu, termasuk aku yang masih dangkal banget soal musik. Dan aku, dengan bantuan Mas Tommy, sudah bisa bikin single yang sekitar sebulan lagi akan kurilis. Selain dengan Mas Tommy, aku juga dilatih oleh Mas Bayu Isman dan Mas Damez Nababan. Sayang sekali tidak bisa bertemu dengan Mas Nicky Manuputty karena baru saja melaksanakan pernikahan. Bertemu dengan mereka dan bisa berlatih bersama adalah kesempatan langka, aku sangat mensyukuri apa yang dilakukan Tuhan terhadapku.

Setelah mentoring kami selesai, kami kembali kota masing-masing. Perubahan besar terjadi dalam hidupku, salah satunya adalah perubahan rencanaku dalam mengarungi petualangan dengan saxophone. Awalnya aku ingin membuat serangkaian project saxophone jalanan dengan lagu-lagu cover. Tapi akhirnya aku memilih untuk tidak menjadi musisi cover dan membawakan lagu-laguku sendiri. Aku merasa bahwa dengan membawakan lagu sendiri, aku bisa berekspresi lewat karyaku. Bercerita sesuatu tanpa berbicara sepatah katapun. Tentu saja, sebagai solo saxophonist, aku akan membawakan lagu-lagu instrumental. You know what? The good thing about instrumental music is you don’t have to sing it, just feel it!

Banyak yang bilang bahwa aku mempunyai keburuntungan yang bagus. Hmmm… Harus aku akui, aku setuju. Tapi, bagiku, keberuntungan tidak serta merta datang begitu saja, keberuntungan adalah hasil dari lelaku tawakal setelah ikhtiar dan doa. Memang aku bukan orang religius yang setiap hari berdoa lewat ibadah formal untuk meminta Tuhan mewujudkan segala hajatku. Di sisi lain, aku percaya bahwa ada seseorang yang selalu mendoakanku setiap hari, yakni Ibukku. Restu Tuhan adalah restu Ibu.

FYI, di hari aku audisi 10 Besar Toyota Berani Coba 2017, Ibukku puasa, padahal Ibukku bukan orang yang rutin puasa Sunnah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *