AKU DAN MAMA ANA 2: MENTORING TOYOTA BERANI COBA 2017

Sebenarnya saat dipanggil ke Jakarta untuk menghadiri mentoring juara Toyota Berani Coba 2017 (ceritanya ada di artikel sebelumnya), aku juga masih belum percaya dengan apa yang terjadi terhadapku. Bagaimana tidak, belum ada setahun aku membeli Mama Ana, aku sudah mendapat berkah dari Tuhan sebesar ini. … Continue readingAKU DAN MAMA ANA 2: MENTORING TOYOTA BERANI COBA 2017

AKU DAN SAXOPHONE 2: MAMA ANA MENYAMBUTKU

Dalam proses pencarian dana itu (bisa ditengok di tulisanku sebelumnya), aku mencari tempat dimana aku harus membeli saxophone. Pilihanku jatuh kepada Rumah Tiup Tina, Jogja, kota yang selalu mendapat tempat dihatiku. Via Whatsapp, aku berkomunikasi dengan pemilik rumah tiup itu, yakni Mas Risma. Aku yang masih buta tentang … Continue readingAKU DAN SAXOPHONE 2: MAMA ANA MENYAMBUTKU

AKU DAN SAXOPHONE: SEBUAH JAWABAN ATAS PERTANYAAN HIDUP

Pertemuanku dengan saxophone (selengkapnya ada di tulisanku sebelumnya) kala itu di Jogja memang hilang begitu saja. Sirna layaknya bau kentut yang hanya menggebu sesaat setelah dihembuskan oleh lubang jahanam nan nakal pemiliknya. Seolah itu memang sebuah khayalan iseng belaka. Istilahnya, mak wuss bablas angine. Tapi Tuhan kembali membuat … Continue readingAKU DAN SAXOPHONE: SEBUAH JAWABAN ATAS PERTANYAAN HIDUP

AKU DAN WISUDA: GEJOLAK FRESH GRADUATE

Keinginanku untuk menulis muncul lagi.  Untukmu yang menginspirasi, terimakasihku.   Masih terukir manis di beranda kenanganku, sebuah rangkaian angka yang bagiku lebih berarti dari sekedar tanggal jadian, 05092015. 5 September 2015 adalah hari dimana aku resmi dilantik sebagai pengangguran. Wisuda adalah momen yang paling kutunggu … Continue readingAKU DAN WISUDA: GEJOLAK FRESH GRADUATE